
Jakarta, laporbatam.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengusulkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 triliun. Anggaran tersebut seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, mempercepat investasi, serta meningkatkan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Usulan anggaran itu disampaikan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Amsakar hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta jajaran.
Amsakar mengatakan, penyusunan RKA 2027 difokuskan pada percepatan proses perizinan investasi, penguatan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Batam.
“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”
Rp665,11 Miliar Dialokasikan untuk Infrastruktur
Dari total usulan anggaran tersebut, BP Batam mengalokasikan Rp665,11 miliar untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.
Anggaran itu mencakup pengembangan fasilitas pelabuhan, jalan dan jembatan, fasilitas bandara, drainase, sarana air bersih dan pengolahan limbah atau IPAL, kawasan dan pariwisata, hingga fasilitas kesehatan.
Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur memiliki hubungan erat dengan aktivitas ekonomi dan pertumbuhan investasi di Batam. Karena itu, setiap pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata terhadap produktivitas kawasan.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.
Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan, dan membangun KPBPB Batam.
Ia menegaskan komitmen BP Batam untuk mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan akuntabel agar setiap program memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, serta perekonomian nasional.
“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam. Ia berharap anggaran yang disiapkan dapat dikelola secara akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada program prioritas yang terukur.
“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” ujar Adisatrya.
Penanggungjawab : Nov Iwandra
Editor : Aprijal
Reporter : Abyaqsa Ramadan











































