

Kepulauan Riau menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier dua perwira tinggi Polri, Jenderal Polisi (Purn) Sutarman dan Komisaris Jenderal Polisi Asep Safrudin. Keduanya pernah mengemban tugas sebagai Kapolda Kepri sebelum melanjutkan pengabdian ke jabatan strategis di tingkat nasional.
Sutarman kemudian dipercaya menjabat Kapolri. Sementara itu, Asep Safrudin mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri pada Oktober 2026. Keduanya memiliki jejak pengabdian di Kepri, wilayah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di luar perjalanan kedinasan, kedua tokoh tersebut juga terhubung melalui ikatan keluarga. Putri Asep Safrudin, Deas Olivia, menikah dengan Danny Trisespianto Arief, putra Sutarman yang dikenal sebagai Danny Sutarman. Hubungan perbesanan itu membuat kedua keluarga kini terikat dalam hubungan kekeluargaan lintas generasi.
Bagi masyarakat Kepri, Asep Safrudin bukan sosok baru. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 itu pernah menjabat Kapolresta Barelang pada 2014. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 15 Juni 1969, dan meniti karier melalui sejumlah penugasan di bidang reserse serta penegakan hukum.
Sepanjang kariernya, Asep pernah menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, serta Kepala Biro Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri.
Setelah bertugas sebagai Wakapolda Kalimantan Barat, Asep kembali ke Kepulauan Riau sebagai Wakapolda pada 2023. Dua tahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polda Kepri sebagai Kapolda.
Penugasannya di Kepri mempertemukan Asep dengan beragam tantangan keamanan di wilayah kepulauan yang berbatasan dengan sejumlah negara. Mobilitas orang dan barang lintas negara, serta kondisi geografis yang terdiri atas ribuan pulau, menjadi bagian dari karakteristik wilayah yang membutuhkan pengawasan dan koordinasi lintas sektor.
Pada Oktober 2026, perjalanan karier Asep memasuki babak baru. Ia ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Syahardiantono yang mendapat penugasan baru. Dalam rangkaian mutasi tersebut, Asep juga memperoleh kenaikan pangkat menjadi jenderal polisi bintang tiga.
Sebagai Kabareskrim, Asep mengemban tanggung jawab dalam memimpin fungsi reserse kriminal di tingkat nasional. Tugas itu mencakup koordinasi penanganan perkara pidana serta penguatan profesionalisme penyidik dalam menjalankan proses penegakan hukum.
Tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan kejahatan konvensional, tetapi juga tindak pidana yang berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan pola transaksi. Transparansi penanganan perkara, kepastian prosedur hukum, serta penghormatan terhadap hak warga negara menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Pengalaman Asep di bidang reserse, narkotika, dan kejahatan siber menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawanya ke jabatan baru. Namun, pelaksanaan tugasnya sebagai Kabareskrim akan dinilai melalui kinerja dan hasil penegakan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Kedekatan Asep dengan Kepri juga tergambar dalam momen serah terima Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri di Mapolda Kepri, Jumat (9/10/2026). Dalam pidatonya, Asep sempat berhenti sejenak untuk menahan haru sebelum melanjutkan sambutan.
Momen tersebut menjadi bagian emosional dari akhir masa tugasnya sebagai Kapolda Kepri. Bagi Asep, wilayah yang pernah menjadi tempat pengabdiannya itu kini menjadi bagian penting dari perjalanan panjang menuju tanggung jawab di tingkat nasional.
Dari Nongsa, Batam, perjalanan Sutarman dan Asep Safrudin menjadi catatan tentang dua perwira yang pernah memimpin Polda Kepri sebelum mengemban jabatan penting di Mabes Polri. Keduanya meninggalkan jejak pengabdian di wilayah yang memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan perbatasan Indonesia.
Selamat bertugas kepada Komisaris Jenderal Polisi Asep Safrudin. Semoga amanah baru yang diemban dapat dijalankan dengan profesional, berintegritas, dan senantiasa berpihak pada penegakan hukum yang adil.
Penulis: Saibansah Dardani, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau dan Ahli Pers Dewan Pers.













































