
Tanjungpinang, laporbatam.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan siap mendukung sekaligus mengawal agenda transformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani yang juga Ahli Pers Dewan Pers, serta Ketua Dewan Pakar PWI Kepri Ramon Damora.
Keduanya menilai agenda pembenahan Polri yang menitikberatkan pada pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian dari kepentingan publik yang perlu dikawal bersama, termasuk oleh pers.
“Kami PWI Kepri siap mendukung program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Bagi pers, Polri yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan terlindungi,” kata Saibansah Dardani.
Menurut Saibansah, dukungan pers terhadap agenda transformasi Polri tidak berarti mengurangi fungsi kontrol media. Pers tetap memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, kritis, berimbang, dan berdasarkan fakta.
“Dukungan itu harus ditempatkan dalam kerangka kemitraan yang sehat. Pers tetap menjalankan fungsi kontrol dan memberikan informasi kepada masyarakat secara independen. Ketika ada program yang berpihak pada kepentingan masyarakat, tentu kita dukung dan kawal pelaksanaannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pakar PWI Kepri Ramon Damora. Ia mengatakan agenda penguatan pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, transparansi, serta kedekatan polisi dengan masyarakat perlu menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk insan pers.
“Program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto perlu mendapat dukungan semua pihak, termasuk pers. Semangat memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, pengawasan, transparansi, dan kedekatan polisi dengan masyarakat merupakan agenda yang menyentuh langsung kepentingan publik,” kata Ramon.
Ramon menilai pers memiliki peran dalam mengawal pelaksanaan program tersebut melalui pemberitaan yang menyajikan informasi secara objektif sekaligus tetap memberikan ruang bagi kritik apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaannya.
“Pers tidak hanya memberitakan apa yang dilakukan institusi, tetapi juga menyampaikan suara masyarakat. Karena itu, hubungan Polri dan pers harus dibangun dalam semangat keterbukaan, profesionalitas, dan kepentingan publik,” ujarnya.
Agenda Transformasi Polri
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026.
Sebelum dilantik, Suyudi memaparkan agenda prioritas transformasi Polri dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Agenda yang disampaikan mencakup penguatan kelembagaan, pembinaan SDM dan rekrutmen, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, serta akuntabilitas anggaran.
Dalam aspek kelembagaan, Suyudi menyampaikan rencana penataan organisasi agar lebih efektif, dengan Mabes Polri yang lebih ramping dan strategis. Polda diarahkan menjadi lebih profesional dan suportif, sementara Polres diperkuat sebagai satuan operasional dasar dan Polsek didorong menjadi lebih tangguh serta dekat dengan masyarakat.
Pada sektor SDM, pembenahan diarahkan pada seluruh siklus pengelolaan personel, mulai dari perencanaan, rekrutmen, pendidikan, penempatan, pengembangan karier, kompetensi, kesejahteraan hingga masa purnatugas.
Dalam pelayanan publik dan penegakan hukum, Suyudi menekankan pentingnya pelayanan yang mudah diakses serta penegakan hukum yang adil. Setelah dilantik, ia juga menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan mencakup konsolidasi internal dan evaluasi terhadap program yang telah berjalan. Program yang masih dinilai baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang membutuhkan perbaikan akan dibenahi.
Suyudi juga menempatkan kedekatan Polri dengan masyarakat sebagai salah satu fokus kepemimpinannya. Hal tersebut sejalan dengan agenda penguatan Polsek agar lebih dekat dengan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan di lini terdepan.
Bagi PWI Kepri, agenda tersebut menjadi ruang untuk membangun hubungan profesional antara pers dan kepolisian. Dukungan tersebut tetap ditempatkan dalam kerangka kemitraan yang sehat, dengan menjaga kepentingan masyarakat, keterbukaan informasi, independensi pemberitaan, serta fungsi kontrol pers.
Penanggungjawab : Nov Iwandra
Editor : Aprijal
Reporter : Wenny Audina











































