
Batam, laporbatam.com – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan diskusi literasi melalui bedah buku karya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam Suryanto di Asialink Hotel Batam, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut membahas buku berjudul Batam 2045: Jalan Emas Menuju Kota Global yang mengangkat gagasan pembangunan jangka panjang bagi Kota Batam.
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengatakan kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan jurnalis mengenai dinamika pembangunan daerah serta kebijakan strategis yang berkaitan dengan masa depan Batam.
Menurutnya, insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga perlu memahami konteks kebijakan agar mampu menyajikan pemberitaan yang lebih komprehensif.
Selain sebagai forum literasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi, termasuk membahas rencana partisipasi PWI Kepri dalam Hari Pers Nasional 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bandar Lampung.
Dalam pemaparannya, Suryanto menjelaskan bahwa buku tersebut memuat sejumlah gagasan pembangunan untuk mendorong transformasi Batam menjadi kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Ia menyoroti beberapa isu strategis, di antaranya pengelolaan sumber daya air, sistem drainase perkotaan, penataan kawasan permukiman, serta penguatan kapasitas fiskal daerah.
Menurutnya, peningkatan pendapatan asli daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyediaan layanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, dan transportasi.
Selain aspek pembangunan fisik, Suryanto juga menekankan pentingnya menjaga identitas lokal dalam proses pengembangan kota. Ia menilai pembangunan Batam perlu tetap memperhatikan keberadaan kampung tua, kawasan pesisir, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat nelayan.
Diskusi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan dan insan pers dalam mengawal arah pembangunan Kota Batam secara berkelanjutan.
Sumber : pwi kepri












































