Indonesia Kirim 1.021 Atlet ke Asian Games 2026, Target Pertahankan Tiga Besar

0
Sumber : InfoPublik

Jakarta, laporbatam.com – Indonesia mengirim 1.021 atlet untuk berlaga pada 48 cabang olahraga (cabor) di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Kontingen Merah Putih ditargetkan mampu mempertahankan posisi tiga besar pada ajang olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan, persiapan kontingen Indonesia telah dilakukan melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) selama sekitar dua setengah bulan. Laporan tersebut disampaikan dalam prosesi persiapan keberangkatan kontingen Indonesia di Istana Negara, Rabu (9/9/2026).

Erick mengatakan, pemerintah ke depan akan memperkuat pola pembinaan atlet dengan pendekatan jangka panjang. Sejumlah cabang olahraga prioritas bahkan diarahkan menjalani pelatnas selama satu hingga dua tahun sebagai persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

“Ke depan kita akan lebih jangka panjang lagi seperti arahan Bapak Presiden, karena Bapak Presiden ingin 21 cabor ke depan ini menjadi lumbung daripada medali kita ke depan,” ujar Erick.

Menurut Erick, pelatnas jangka panjang diharapkan dapat membuat persiapan atlet lebih terarah dan berkesinambungan, terutama untuk menghadapi kompetisi tingkat dunia.

“Jadi nanti kita akan lakukan sesuai arahan Bapak, pelatnas itu bisa setahun sampai dua tahun untuk Olimpiade 2028 di Los Angeles,” katanya.

Target Pertahankan Tiga Besar

Untuk Asian Games 2026, pemerintah menargetkan Indonesia mampu mempertahankan posisi tiga besar seperti capaian pada SEA Games sebelumnya di Kamboja.

“Kita ingin menjaga tentu di ranking tiga seperti di Cambodia,” kata Erick.

Ia mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Menurutnya, perolehan medali pada ajang sebelumnya juga dipengaruhi oleh adanya sejumlah nomor yang tidak dipertandingkan.

“Walaupun memang waktu Cambodia itu ada 87 emas, ada 41 emas yang tidak dipertandingkan. Jadi kita harus kejar sekarang bagaimana dari sisa emas yang memang masih ada untuk mencapai mungkin emas sekitar 80 lebih juga, supaya kita bisa ranking tiga,” tandasnya.

Dari total 1.021 atlet yang masuk dalam kontingen Indonesia, sekitar 281 atlet hadir langsung dalam prosesi pelepasan resmi di Istana Merdeka.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan total kontingen karena sebagian atlet telah lebih dahulu berada di lokasi pertandingan maupun menjalani pemusatan latihan di luar negeri.

Sejumlah cabang olahraga juga telah berada di Jepang atau lokasi persiapan masing-masing. Tim bola basket dan wushu, misalnya, tengah menjalani training camp, sedangkan tim bulu tangkis dijadwalkan menyusul keberangkatan untuk menjalani persiapan sebelum kompetisi.

Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 3 Oktober 2026 di Jepang.

Pembinaan Atlet Diperkuat

Erick menegaskan, peningkatan sistem pembinaan atlet tidak terlepas dari dukungan Presiden. Pemerintah kini memperkuat sistem pelatnas dengan spesifikasi yang lebih jelas sesuai jenjang kompetisi.

“Jadi alhamdulillah, berkat dukungan Bapak Presiden, sekarang yang namanya pemusatan latihan nasional itu kita sudah punya spesifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tata kelola pelatnas diarahkan secara lebih terstruktur untuk menghadapi berbagai jenjang kompetisi, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

Dengan sistem tersebut, pelatnas tidak hanya menjadi wadah persiapan organisasi, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan prestasi atlet secara berkelanjutan.

Pola pembinaan jangka panjang diharapkan mampu menghasilkan cabang olahraga yang konsisten menyumbangkan medali bagi Indonesia pada berbagai ajang internasional.

Penguatan pembinaan olahraga berprestasi tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing serta penguatan prestasi Indonesia di tingkat global.

Sumber : InfoPublik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here