
Batam, laporbatam.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mendorong kelompok pelaku usaha perikanan memanfaatkan bantuan sarana dan prasarana dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan di Sagulung, Senin (14/9/2026).
Amsakar menegaskan bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan. Sarana yang diberikan harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usaha dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima.
“Substansi pembangunan adalah mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat. Hubungannya dengan kegiatan hari ini adalah bagaimana kita memberdayakan masyarakat,” ujar Amsakar.
Bantuan tersebut diberikan kepada 15 kelompok pelaku usaha perikanan yang berasal dari wilayah hinterland dan mainland Kota Batam. Amsakar meminta seluruh penerima memanfaatkan peralatan yang diberikan secara maksimal agar kapasitas produksi dan usaha dapat terus berkembang.
“Saya harapkan kebijakan kita ini tidak terhenti pada seremoni saja, tetapi bagaimana bantuan ini dapat difungsikan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha,” katanya.
Menurut Amsakar, keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, penerima diminta menjaga serta menggunakan bantuan sesuai kebutuhan usaha sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan.
Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga Nelayan
Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar turut mengapresiasi penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai dukungan sarana usaha penting bagi keluarga nelayan, terutama perempuan yang turut menopang perekonomian keluarga melalui usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
“Pelaku usaha perikanan ini sebagian adalah istri-istri dari nelayan. Karena itu, bantuan ini mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan usahanya,” kata Erlita.
Erlita berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal sehingga usaha kelompok penerima semakin berkembang. Menurutnya, pemberdayaan perempuan dalam keluarga nelayan dapat turut memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Atmajianto menjelaskan terdapat tiga kelompok bidang usaha yang selama ini mendapatkan dukungan bantuan dari Pemko Batam, yakni usaha bersama, pembudidayaan ikan, serta kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.
Untuk penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Sebanyak 15 kelompok menerima bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta.
“Untuk hari ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Ada 15 kelompok yang mendapatkan bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta,” jelas Yudi.
Adapun sarana usaha yang disalurkan meliputi chest freezer, blender, kotak pendingin (cool box), kompor gas, kuali penggorengan, kukusan susun tiga tingkat, mixer, panci, dan timbangan.
Melalui bantuan tersebut, Pemko Batam berharap kelompok pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan usaha, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian keluarga dan masyarakat.
Penanggungjawab : Nov Iwandra
Editor : Aprijal
Reporter : Abyaqsa Ramadan













































