Amsakar Sambut Kepala PN Batam Baru, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kerja Kepala PN Batam yang baru, Arizal Anwar, bersama mantan Kepala PN Batam, Tiwik, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (10/8/2026).

Batam, laporbatam.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung pembangunan.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima kunjungan kerja Kepala Pengadilan Negeri (PN) Batam yang baru, Arizal Anwar, bersama mantan Kepala PN Batam, Tiwik, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (10/8/2026).

Amsakar mengapresiasi hubungan yang selama ini terjalin antara Pemko Batam dan unsur Forkopimda. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran pembangunan di Batam.

“Alhamdulillah, kalau di Batam hubungan dengan Forkopimda sangat baik. Apa yang menjadi program dan kebijakan Pemko dapat berjalan dengan baik. Capaian makro Batam sejauh ini juga sangat memuaskan,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan sinergi tersebut semakin dibutuhkan karena Batam merupakan kota industri dengan masyarakat yang heterogen dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang.

Menurut Amsakar, kondisi tersebut membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Batam ini masyarakatnya heterogen. Tentu ada dinamika yang harus kita hadapi. Namun, dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat kita jaga,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Amsakar turut menjelaskan kebijakan Pemko Batam mengenai pemberian hibah daerah kepada instansi vertikal. Ia menegaskan, hibah diberikan berdasarkan kebutuhan instansi penerima serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Menurutnya, dukungan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan operasional instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik. Namun, penyalurannya tetap dilakukan secara terukur sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.

Amsakar meminta kebijakan hibah tersebut dipahami secara objektif agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

“Jangan ditafsirkan yang aneh-aneh. Pemberian hibah sejauh ini murni karena instansi tersebut memang membutuhkan dan APBD kita masih memungkinkan untuk membantu,” tegasnya.

Amsakar berharap hubungan dan koordinasi antara Pemko Batam dan PN Batam terus terjaga. Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk mendukung kepastian hukum, menjaga stabilitas daerah, serta menciptakan iklim investasi dan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat.

Penanggungjawab : Nov Iwandra

Editor : Aprijal

Reporter : Aby Ramadan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here