KNKT Minta Hasil Penyelidikan Tongkang Kandas di Perairan Nongsa

0

Batam,laporbatam.com/, – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mendesak sejumlah instansi berikan penjelasan hasil penyelidikan kandasnya tongkang Bina Marine 80.

Desakan KNTI ini disampaikan secara resmi melalui surat agar dapat membuka dan memberikan penjelasan terkait insiden yang merusak wilayah tangkapan nelayan, khususnya nelayan tradisional.

"Kami surati 3 instansi yang terkait dengan peristiwa tersebut," ujar Ketua KNTI Kota Batam, Armen usai memasukkan surat tersebut, Kamis (16/10/2025).

Adapun ketiga instansi yang disurati tersebut, katanya, Satpolairud Polresta Barelang, DLH Kota Batam dan KSOP.

Armen menjelaskan peristiwa kandasnya tongkang bermuatan pasir di perairan Pulau Putri, Nongsa itu menimbulkan dampak ekosistem laut serta kerugan ekonomi bagi nelayan kecil.

"Itu wilayah tangkap nelayan kecil. Kejadian ini tentunya memberikan kerugian nyata bagi nelayan," katanya.

Untuk itu, ata Armen lebih jauh, melalui surat ini, kami memohon penjelasan mengenai perkembangan hasil penyelidikan dan tindak lanjut yang sudah dilakukan.

Ia berharap agar proses penyelidikan dan penanganan dampak lingkungan dari kejadian tersebut dapat segera dituntaskan.

"Hal ini penting. Mengingat pentingnya kelestarian ekosistem laut serta keberlangsungan mata pencaharian masyarakat nelayan di sekitar lokasi kejadian," ucap Armen mengakhiri.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Reporter               : Azura Aronita