
Karimun, laporbatam.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Karimun menggelar seminar motivasi Islami untuk mendorong warga binaan memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan membangun harapan baru. Kegiatan yang berlangsung Rabu (28/10/2026) ini mengangkat tema “Jangan Biarkan Masa Lalu Merampas Masa Depan”.
Seminar tersebut menghadirkan Dr. Rica Irma D. sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Rica mengajak warga binaan untuk berdamai dengan masa lalu dan menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pelajaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Kesalahan yang pernah dilakukan tidak harus menjadi penghalang untuk memperbaiki diri, selama disertai kesadaran dan komitmen untuk bertanggung jawab.
“Kesalahan masa lalu tidak bisa dihapus. Setiap orang memiliki kesempatan menentukan pilihan yang lebih baik hari ini,” ujar Rica.
Menurutnya, perubahan perlu dimulai dari diri sendiri, termasuk keberanian mengakui kesalahan dan menunjukkan tanggung jawab melalui tindakan nyata. Penyesalan, kata dia, tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan, tetapi perlu dibuktikan dalam perilaku sehari-hari.
Rica juga menekankan pentingnya memperkuat keimanan ketika menghadapi masa-masa sulit. Kedekatan dengan Tuhan diharapkan dapat menjadi sumber ketenangan sekaligus membantu warga binaan menjaga semangat selama menjalani masa pembinaan.
Selain dukungan spiritual, peran keluarga juga dinilai penting dalam proses perubahan. Doa, perhatian, dan kasih sayang dari orang-orang terdekat dapat menjadi dorongan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.
Ia mendorong para peserta memanfaatkan waktu selama berada di rutan dengan mengikuti kegiatan kerohanian, membaca buku, serta mempelajari keterampilan baru. Kebiasaan positif seperti menjaga disiplin, mengendalikan emosi, dan menghormati orang lain juga dapat menjadi langkah awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Dalam seminar tersebut, Rica turut mengingatkan tantangan yang mungkin dihadapi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat, termasuk stigma negatif dari lingkungan sekitar.
Untuk membangun kembali kepercayaan, warga binaan perlu menunjukkan perubahan melalui kejujuran, tanggung jawab, dan perilaku baik yang dilakukan secara konsisten.
“Perubahan membutuhkan waktu dan komitmen untuk terus menjalaninya,” ujarnya.
Rica juga mengajak warga binaan mempersiapkan kehidupan setelah bebas dengan merencanakan pekerjaan yang halal, memperbaiki hubungan keluarga, serta memilih lingkungan pergaulan yang mendukung perubahan positif.
Menurutnya, masa lalu tidak menentukan seluruh perjalanan hidup seseorang. Dengan tekad, kesabaran, dan tindakan nyata, setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.
“Jangan biarkan masa lalu merampas masa depan. Bangkitlah dengan tekad, kuatkan hati, dan mulailah perubahan,” pesannya.
Melalui seminar motivasi Islami ini, warga binaan diharapkan dapat menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk belajar, memperkuat keimanan, dan membangun kebiasaan positif sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi fondasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.
Penanggungjawab : Nov Iwandra
Editor : Aprijal
Reporter : Wenny Audina














































